8 Kegiatan Ini Meningkatkan Produktivitas Siswa Ketika Jarak Sosial


8 Kegiatan Ini Meningkatkan Produktivitas Siswa Ketika Jarak Sosial

Pandemi virus Corona atau disebut Covid-19 yang terus menyebar luas ke seluruh dunia, terutama di Indonesia, menimbulkan kegemparan di masyarakat. Situasi ini semakin buruk karena ada peningkatan yang signifikan dalam jumlah Covid-19 positif, PDP (Pasien dalam Pengawasan), dan ODP (Orang Dalam Pemantauan).

Distribusi yang sangat cepat setiap hari membuat pemerintah menetapkan kebijakan jarak sosial.

Menjauhkan sosial adalah jarak aman yang bermaksud membatasi manusia dan menjauhi segala bentuk kerumunan untuk mencegah penularan virus yang paling berbahaya.

Presiden Jokowi Widodo meminta agar jarak sosial dilakukan oleh masyarakat untuk keselamatan dan kesehatan. Ini agar orang melakukan aktivitasnya di rumah seperti belajar dan bekerja.

Dalam mendukung kebijakan ini, banyak perusahaan menerapkan Work From Home (WFH), yang bermaksud melakukan pekerjaan di dalam rumah. Termasuk dalam pendidikan, semua tingkatan dari TK, SD, SMP, SMA, dan kuliah ditransfer ke pembelajaran online di rumah.

Terutama mahasiswa yang saat ini mengadakan kuliah online untuk menghindari kuliah tatap muka untuk mencegah penyebaran virus.

Tetapi kadang-kadang penerapan jarak sosial membuat siswa bosan karena mereka terbiasa dengan interaksi sosial tatap muka dan kegiatan luar untuk mengisi waktu mereka.

Selain itu, siswa kadang-kadang bingung mengisi waktu mereka di rumah untuk terus dapat meningkatkan produktivitas mereka sebagai siswa.

Produktivitas di sini bukan hanya untuk melaksanakan tugas kuliah, tetapi untuk mengisi waktu agar bermanfaat dan terus meningkatkan kualitas pribadi. Waktu bagi siswa sebagai berlian harus digunakan dengan baik sehingga dapat berdampak pada dirinya untuk menjadi siswa yang berkualitas.

Berikut ini adalah rekomendasi bagi siswa untuk mengisi kegiatan di rumah untuk meningkatkan produktivitas, yaitu:

1. Buat Daftar Manajemen Waktu

Manajemen waktu sangat penting bagi setiap siswa dalam menjalankan aktivitasnya. Manajemen waktu ini dibuat dengan membuat jadwal kegiatan per hari. Dalam persiapan dan implementasi terlihat pada skala prioritas.

Berikan prioritas untuk mencoba melakukan sesuatu yang bermanfaat dan jauhi hal-hal yang kurang berguna. Jadikan prinsip untuk melakukan itu dalam manajemen waktu.

Baca juga: Lakukan 9 Hal Ini untuk Melawan Rasa Malas

2. Melakukan Olahraga di Rumah

Tentu saja olahraga menjadi penting selama pandemi ini sebagai kegiatan positif yang berfungsi menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan dalam mencegah virus Covid-19 ini.

Ini perlu dilakukan oleh siswa yang peralatannya dilakukan secara sederhana dan menggunakan teknologi seperti senam yang menggunakan aplikasi. Mahasiswa yang biasanya sibuk dengan kuliah sekarang dapat memulai rutinitas ini.

3. Membaca Buku dan Mengkaji Materi Kuliah

kegiatan produktivitas ketika jarak sosial

Membaca buku sebagai kegiatan mengisi waktu di rumah sangat baik bagi siswa. Dalam membaca buku dapat menambah wawasan dan membuka pintu bagi siswa & # 39; berpikir.

Ini dapat terus meningkatkan literatur dan bertindak orang dewasa dalam membaca buku. Tidak hanya itu, waktu ketika jarak sosial dapat menjadi tempat untuk memahami kembali materi pelajaran yang telah diajarkan sebelumnya.

Baca: 7 Manfaat Membaca Buku

4. Kembangkan Hobi dan Kemampuan

Peluang bagi siswa dalam situasi ini untuk mengembangkan hobi yang sudah sejak lama jarang dilakukan karena jadwal kuliah yang sibuk. Selain itu, kita juga bisa melakukan hobi baru yang menyenangkan.

Waktu luang di rumah dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan siswa untuk terus disalurkan atau mungkin untuk mencoba hal-hal baru dalam kemampuan seperti latihan berbicara di depan umum dalam aplikasi.

5. Menjaga Kebersihan Secara Aktif

Kebersihan adalah faktor penting dalam situasi ini. Siswa dapat membersihkan rumah untuk menghindari wabah pandemi ini.

Itu juga dapat menumbuhkan semangat kepedulian yang tertanam dalam diri siswa. Lingkungan bersih yang diciptakan dapat memberikan manfaat kehidupan yang sehat bagi siswa & # 39; keluarga dan orang-orang di sekitar mereka.

6. Kembangkan Menulis

suka menulis

Sumber: youthmanual.com

Menjadi siswa yang produktif tentu melihat alasan dan kemampuan. Namun, akan lebih produktif jika kita sebagai siswa sudah terbiasa menulis sebagai aktualisasi pemikiran kita.

Menulis menjadi peluang dalam menjauhkan sosial untuk membentuk kepribadian siswa sebagai orang akademis sejati. Memang menulis itu tidak mudah, setidaknya siswa dapat mulai menulis apa yang mereka minati.

Baca: 6 Cara Siswa Dapat Menjadi Penulis Artikel yang Berhasil sebagai Pekerjaan

7. Terapkan Decluttering

Penerapan decuttering adalah penerapan tindakan merapikan atau merapikan rumah. Aplikasi ini dapat dilakukan oleh siswa tidak hanya merapikan tetapi memilih item yang masih berguna dan memilah item yang tidak digunakan.

Siswa dapat mengatur ulang barang-barang mereka agar lebih rapi dan lebih mudah disimpan.

8. Istirahat yang cukup dan lakukan pola yang sehat

Terkadang siswa terbiasa dilupakan tentang istirahat yang cukup. Momentum di rumah tentu saja dapat beristirahat dengan cukup setelah melakukan aktivitasnya.

Istirahat yang memadai yang berguna dalam kesehatan ditambah dengan gaya hidup sehat seperti makan bergizi dan mencuci tangan dengan sabun. Ini telah menjadi kekuatan siswa untuk menghindari semua penyakit terutama dari Covid-19.

Rekomendasi kegiatan dalam mengisi penerapan jarak sosial akan membentuk siswa sehingga mereka akan terus didorong untuk menjadi siswa yang memainkan peran daripada terjebak di zona berbaring.

Produktivitas paling penting di benak siswa sebagai tolok ukur kualitas. Produktivitas ini dapat berpikir dan bertindak dengan jelas dalam berkontribusi pada penyelesaian masalah kemanusiaan ini. Siswa dapat bertarung melawan Covid-19.

Penulis: Ridhwan Suriawijaya
Mahasiswa Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DON'T MISS