Ingin pandai berkomunikasi? Tips Praktik dari Dosen IPB, Ayo!


Ingin pandai berkomunikasi? Tips Praktik dari Dosen IPB, Ayo!

INFOKAMPUS.BARU – Dr. Ir Wahyu Budi Priatna, MSi, Ketua Program Studi Komunikasi, Sekolah Kejuruan Universitas IPB, memberikan tips sederhana yang bisa dipraktikkan sehingga mereka terampil berkomunikasi.

Menurutnya, kita harus terbiasa untuk selalu berprasangka. Pikiran dan hati positif tentang mitra komunikasi akan sangat menentukan proses dan hasil komunikasi.

Komunikasi adalah salah satu kebutuhan terpenting dalam kehidupan manusia di era informasi. Komunikasi biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan dengan banyak tujuan. Seperti menyampaikan keinginan, memberi informasi, mempengaruhi untuk mengubah perilaku atau menghasilkan suatu tindakan. Selama Work From Home (WFH) ini, kegiatan interaksi yang intens dilakukan di rumah dengan anggota keluarga, teman atau rekan kerja adalah komunikasi interpersonal.

Awalnya, komunikasi interpersonal sangat bergantung pada kehadiran fisik langsung untuk kriteria tatap muka. Namun seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi, maka kini banyak komunikasi antarpribadi memanfaatkan berbagai fasilitas aplikasi di media.

"Tunjukkan wajah ramah yang dihiasi dengan senyum. Menunjukkan kesan pribadi yang ramah dan menyenangkan dapat menciptakan suasana keintiman dan kegembiraan untuk berkomunikasi. Pilih kata-kata yang berguna. Meningkatkan kualitas komunikasi sangat ditentukan oleh pilihan kata-kata yang digunakan. Sampaikan dengan kalimat yang mudah dimengerti. Penggunaan kalimat sederhana cenderung lebih mudah dipahami dan dipahami, "katanya.

Selain itu, volumenya jernih, tanpa harus keras. Komunikasi yang lancar dan emosi dari mitra komunikasi akan sangat terbantu ketika pendengaran terasa nyaman dan jelas dengan volume suara yang diterimanya. Hindari mendominasi komunikasi. Jadilah pendengar yang baik, dengan tidak menjadi orang yang suka mendengar suara Anda sendiri.

Sementara itu, jika ada perbedaan, bukan berarti harus konflik. Konflik bukan berarti tidak berguna, tetapi jika bisa dihindari itu akan dapat menghemat banyak energi dalam komunikasi. Kita juga seharusnya tidak mengurangi kebahagiaan pasangan komunikasi.
Setiap kegembiraan yang diucapkan oleh mitra komunikasi, perlu didukung dengan sepenuh hati.

"Niatkan semua untuk beribadah. Setiap kegiatan komunikasi harus didasarkan pada niat untuk memberi dan mendapatkan nilai-nilai yang baik," katanya. (Tam)

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DON'T MISS