KPK Melalui LLDIKTI Wilayah XII Ambon mengadakan Pelatihan Pelatih (TOT) Pendidikan Antikorupsi untuk Universitas di Wilayah XII pada tahun 2019


KPK Melalui LLDIKTI Wilayah XII Ambon mengadakan Pelatihan Pelatih (TOT) Pendidikan Antikorupsi untuk Universitas di Wilayah XII pada tahun 2019

Pelatihan Kegiatan Pelatih dalam Implementasi Pendidikan Anti-Korupsi untuk Universitas di Wilayah XII

Ambon – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melalui LLDIKTI Wilayah XII Ambon sebagai panitia lokal mengadakan Pelatihan Pelatih (TOT) Implementasi Implementasi Pendidikan Anti Korupsi untuk Pendidikan Tinggi di Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara yang terletak di Santika Premiere Hotel di Ambon (5 hingga 5 sd 6 September 2019).

Kegiatan Implementasi TOT Pendidikan Anti-Korupsi yang diselenggarakan oleh KPK dan LLDIKTI Wilayah XII Ambon secara resmi dibuka oleh Sekretaris LLDIKTI Wilayah XII Ambon Dr. J. E. Lekatompessy, SE, MSi, Ak, CA. Dalam sambutannya J. E. Lekatompessy, yang juga seorang Dosen di Universitas Pattimura, mengutip gagasan Presiden Indonesia pertama, Bapak Ir. Soekarno dan Presiden Indonesia ke-7, Bapak Ir. Joko Widodo melalui NAWACITA-nya tentang "revolusi mental" sebuah gerakan untuk mengubah orang Indonesia menjadi manusia baru, orang yang berhati putih, orang dengan baja berkemauan keras, antusias seperti Elang Rajawali, dan bersemangat dalam api yang berkobar.

Menurutnya, saat ini Indonesia dihadapkan pada penurunan kemerosotan mental, oleh karena itu pentingnya peran perguruan tinggi sebagai institusi yang dapat memberikan implementasi kepada anak-anak bangsa yang akan, sedang dan telah menjadi bagian dari perguruan tinggi untuk memiliki Jiwa yang bisa mengubah mental-mentalitas yang sudah merosot tadi. "Bangsa yang hebat adalah bangsa yang memiliki peradaban dan bangsa yang bermartabat," lanjut Jan.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kegiatan TOT ini adalah kegiatan yang sangat strategis karena ini adalah langkah pertama ketika Kemenristekdikti akan membuat Permenristekdikti terkait dengan memasukkan kursus pendidikan anti-korupsi di semua universitas di Indonesia.

Foto grup peserta pada upacara pembukaan TOT Implementasi Pendidikan Anti-Korupsi di Ambon

Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini dihadiri oleh beberapa dosen dari PTS, PTN dan juga universitas di bawah naungan Kementerian Agama (IAIN Ambon dan IAKN Ambon) dan menghadirkan beberapa pembicara yang kompeten di bidang antikorupsi. pendidikan termasuk, Anti-Kasatgas Korupsi Dikti dan K / L Direktorat Dikyanmas Deputi Pencegahan KPK RI Bpk. Qilda Fathiyah, pakar hukum pidana Choky Ramadhan dari Universitas Indonesia, serta Praktisi Pendidikan Anti Korupsi, Ibu Alfakalia dari Universitas Paramadina Jakarta.

Foto bersama peserta pada upacara penutupan TOT Implementasi Pendidikan Anti-Korupsi di Ambon

Pada kesempatan ini juga, Kepala LLDIKTI Wilayah XII Ambon Dr. Muhammad Bugis, SE, M.Si, yang senang hadir pada upacara penutupan, memberikan sambutan sementara pada saat yang sama secara resmi menutup Pelatihan Pelatih (TOT) Implementasi Program Pendidikan Antikorupsi untuk Pendidikan Tinggi di Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara. Dalam sambutan singkatnya, dia mengatakan bahwa sebagai Kepala LLDIKTI Wilayah XII Ambon dia belum menginstruksikan semua lembaga tersier di bawah naungan LLDIKTI Wilayah XII Ambon untuk memasukkan mata pelajaran khusus yang terkait dengan pemberantasan korupsi karena konsekuensinya adalah beban yang cukup besar pada mata pelajaran. "Beban ini cukup besar, tetapi jika memang sudah dipesan melalui Permenristekdikti maka undang-undang harus diterapkan walaupun ada empat kursus dasar," kata orang Bugis.

Selain itu, ia berharap pendidikan anti-korupsi tidak menjadi subjek khusus di perguruan tinggi, tetapi setidaknya pendidikan anti-korupsi telah dimasukkan dalam sub-bagian pembahasan subjek terkait karena ini adalah tanggung jawab kita semua.

Dia mengucapkan terima kasih pada akhir sambutannya, kepada KPK yang telah memberikan kepercayaan kepada LLDIKTI Wilayah XII Ambon sebagai tuan rumah pelaksanaan TOT Implementasi Pendidikan Anti-Korupsi untuk Universitas di Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, kepada pembicara yang telah menyampaikan materi dan hadirin mereka yang hadir TOT dosen yang bersedia hadir untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. (taruh)

Tautan sumber

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DON'T MISS