Memperkuat Posisi, UB Menangkan Peringkat 5 di Versi The Impact Ranking 2020


Universitas Brawijaya (UB), Malang

INFOKAMPUS.BARU – Universitas Brawijaya (UB) semakin memantapkan posisinya sebagai Universitas terkemuka dengan peringkat kelima di tingkat nasional dan di posisi 201-300 di versi dunia peringkat dampak pendidikan tinggi (THE) Pendidikan 2020.

Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani A.R., M.S., mengaku bangga dengan prestasi yang diraih UB saat ini. "Prestasi ini sangat membanggakan UB di tengah situasi pandemi COVID-19 yang belum surut. Ini sebagai modal UB untuk masuk ke Universitas Negeri BH, yang izinnya diharapkan keluar tahun ini," Kata Nuhfil.

"Ini adalah pencapaian luar biasa. Sebelumnya, UB tidak pernah diperingkat dalam THE Impact Ranking. Dan yang lebih mengejutkan adalah bahwa Impact Ranking UB Zero Hunger berada di peringkat ke-34," katanya.

Sebelumnya, untuk versi THE World Ranking, UB berada di peringkat ke-4 secara nasional dan 1001+ untuk dunia. Sedangkan pada subjek pertanian dan kehutanan dalam versi QS World, UB berada di 300 teratas di dunia atau 301-
350 dunia.

Nuhfil mengatakan bahwa di masa depan untuk meningkatkan peringkat internasional, UB akan meningkatkan jumlah publikasi melalui program jalur cepat untuk pasca sarjana.

"Mulai tahun ini kami akan mulai mendorong program lulusan jalur cepat. Asumsi kami adalah bahwa universitas rujukan akan bagus jika ada banyak mahasiswa pascasarjana," katanya.

Ketua Pemeringkatan Internasional UB, Prof. Dr. Ing. Setyawan Purnomo Sakti, M.Eng mengatakan bahwa Peringkat Dampak menilai universitas berdasarkan kontribusi mereka terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang harus dicapai pada tahun 2030 dan ada 17 kriteria
penilaian.

Aspek penilaian dari peringkat dampak termasuk tidak ada kemiskinan, kelaparan nol, kehidupan di darat, dan kota dan masyarakat yang berkelanjutan. Dalam kategori peringkat, peringkat tertinggi UB ada di posisi
Nol Kelaparan dan Kehidupan di Darat.

"THE Impact Ranking melihat bagaimana peran sebuah perguruan tinggi di negara ini dan orang-orangnya. Peran lembaga tersier dapat dilihat dalam aspek publikasi, inovasi, kegiatan tindakan hingga bagaimana hal itu berdampak pada masyarakat," kata Prof.

Dia menambahkan bahwa THE Impact Ranking adalah hal baru di dunia peringkat internasional.

Peringkat Dampak baru saja dirilis dua tahun lalu. Tidak jauh sebelumnya. Ini menjadi menarik karena THE Impact Ranking memberikan peluang bagi universitas yang memiliki peran baik di masyarakat untuk memiliki reputasi yang baik.

"Jika kita melihat aspek konvensional peringkat, seperti THE World Ranking dan QS, mereka hanya melihat hasil penelitian dan mayoritas yang mendominasi adalah universitas besar,
"Dia menambahkan.

Dalam sesi pengumuman peringkat "THE Impact Ranking" berbagai prestasi dan kontribusi UB dalam masalah SDG menempatkan UB di posisi TOP 50 di dunia untuk 2 kategori dan TOP 100 di dunia untuk 1 kategori, yaitu ke-34 di peringkat dunia untuk Zero Hunger, yang merupakan upaya untuk mengurangi / mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi dan upaya mendukung pertanian berkelanjutan.

Peran UB dalam mendukung program SDGs dalam hal ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan di Indonesia, antara lain dengan merumuskan strategi dan rekomendasi untuk memperkuat pengembangan ketahanan pangan dan gizi masyarakat di tingkat regional dan nasional.

Peringkat ke-48 di dunia untuk Kehidupan di Darat, yang melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan ekosistem terestrial yang berkelanjutan, mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi penggurunan
(penggurunan), dan menghambat degradasi tanah dan kembali ke kondisi baik, serta upaya untuk mempertahankan (menghambat hilangnya) keanekaragaman hayati.

UB juga dipercaya oleh Kementerian Kehutanan untuk mengelola hutan secara berkelanjutan di area seluas 544 hektar. UB telah berkontribusi untuk melestarikan hutan sebagai lahan konservasi, menahan erosi dan laboratorium mahasiswa.

73 di peringkat dunia untuk No Poverty, yang mengakhiri kemiskinan di mana-mana dan dalam segala bentuk. Sedangkan untuk dua kategori berikut, UB berada di peringkat TOP 101-200 dunia, yaitu Kota Berkelanjutan dan Komunitas dan Perdamaian, Keadilan dan Lembaga Kuat.

Kota Berkelanjutan adalah membangun kota dan permukiman yang inklusif, aman, tahan lama, dan berkelanjutan. Perdamaian, Keadilan dan Lembaga Kuat, yaitu mendukung masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses ke keadilan untuk semua dan membangun lembaga yang efektif, bertanggung jawab dan inklusif di semua tingkatan.

Dalam kategori Reduced Inequalities, yaitu mengurangi ketimpangan di dalam dan antar negara, UB menempati peringkat 201-300 di dunia. Sementara terkait dengan Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik, dan Kemitraan untuk Tujuan, UB berada di peringkat 301-400 di dunia.

Dalam hal Kesetaraan Gender, UB berada di peringkat 401+, yang terkait dengan pencapaian kesetaraan gender, memberdayakan perempuan dan anak-anak. (Hum /Rfl)

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DON'T MISS